Bobby menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi titik balik bagi seluruh elemen, mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum, hingga masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam memerangi narkoba hingga ke akar-akarnya.
Tak hanya itu, ia juga menyinggung maraknya penggunaan zat adiktif seperti sabu, ganja, hingga tren produk turunan seperti vape atau pod yang kini semakin populer di ruang publik. Ia bahkan mendorong adanya pembatasan penggunaan vape di area umum sebagai langkah preventif.
“Kita ingin ruang publik di Sumut lebih sehat. Jika perlu, penggunaan vape dibatasi bahkan tidak diperbolehkan di tempat umum,” katanya.
Momentum HUT ke-78 Sumut, lanjut Bobby, harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia berharap peringatan ini menjadi tonggak penguatan komitmen kolektif dalam menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba sekaligus membangun Sumatera Utara yang lebih sehat, unggul, dan berdaya saing.
Editor : Sadam Husin
Artikel Terkait
