LANGKAT, iNewsDeliRaya.id - Relawan Rumah Zakat Medan kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa paket sembako, air bersih, dan Superqurban kepada warga yang terdampak banjir di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Selain itu, tim relawan juga melakukan asesmen untuk memetakan kebutuhan darurat yang diperlukan para penyintas di lokasi tersebut.
Perjalanan menuju wilayah terdampak tidak berjalan mudah. Sejumlah jalur masih tergenang air, membuat mobilitas relawan harus dilakukan dengan ekstra hati-hati. Untuk mencapai pos pengungsian mandiri, relawan bahkan menggunakan ban karet yang ditarik dengan tali agar dapat melewati genangan air menuju tenda darurat yang didirikan warga.
Setibanya di lokasi, relawan mendapati warga bertahan di pos pengungsian yang didirikan di atas rel kereta api. Area yang lebih tinggi ini dipilih karena relatif aman dari banjir, menggambarkan kondisi mendesak yang dialami masyarakat yang memiliki keterbatasan tempat berlindung.
Di tengah aktivitas penyaluran bantuan, seorang ibu terlihat sangat sedih saat menceritakan rumahnya yang rusak akibat banjir. Kisah tersebut menjadi gambaran banyak warga yang kehilangan harta benda dan belum dapat kembali ke rumah karena air belum surut serta kondisi lingkungan yang masih berisiko.
Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak sekaligus menjadi langkah awal bagi relawan untuk menentukan bantuan lanjutan. Rumah Zakat memastikan proses pemantauan terus dilakukan dan mengajak masyarakat untuk memberikan doa serta dukungan agar distribusi bantuan dapat berlangsung aman dan menjangkau lebih banyak penyintas.
Editor : Sadam Husin
Artikel Terkait
