get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemuda Lintas Agama Sumut berencana temui Kapolri bawa Rapot Merah Kapolda Sumut

Pemuda Lintas Agama Sumut, Minta Kapolda Sumatera Utara dicopot

Rabu, 19 Maret 2025 | 09:07 WIB
header img
Swangro Lumbanbatu Ketua DPD GAMKI SUMUT, Parulian Silalahi, ketua Pemuda Katolik Sumatera Utara, Syarif Lubis ketua PW. Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara berjabat Tangan.

MEDAN, iNewsDeliraya.id- Pemuda lintas agama adakan dialog kecil terkait Kamtibmas di Sumatera Utara di salah satu tempat di Medan Baru. 

Dalam kesempatan tersebut hadir M. Syarif ketua PW Pemuda Muhammdyah Sumut, Swangro Lumbanbatu ketua DPD GAMKI Sumut, Parulian Silalahi ketua Pemuda Katolik Sumut. 

Dialog yang berjalan secara informal tersebut mengusulkan beberapa poin perhatian khusus terkait Kamtibmas di Sumut. 

Sumut sedang tidak aman, kriminalisme meningkat, peredaran narkoba semakin tinggi terutama di kalangan muda, ini PR utama Polri dalam hal ini Poldasu yang tidak kelar kelar.

Swangro Lumbanbatu Ketua DPD GAMKI SUMUT juga mengatakan "kasus meninggalnya Pandu Brata Siregar di Asahan diduga akibat kekerasan yang dilakukan oleh anggota polri terkesan ada pembiaran terhadap kasus ini oleh kapolda sumatera utara serta tidak ada tindak tegas terhadap anggota polri. Kapolda Sumatera Utara harus adil dan hadir/berdiri ke semua golongan.Belum lagi belakangan ini perkara pidana yang ada di Bank Sumut ditutup tutupi oleh Kapolda, malah meyampaikan pernyataan tidak pantas. Masa berkata "tak boleh seorangpun intervensi perkara ini, akan kita sikat. Ada apa dengan pak kapolda ini?" Kata swangro.

"Kapolda Sumatera utara sejak datang ke Sumut ini tidak membawa prestasi apapun, malah banyak persoalan internal   menjijikkan dipertontonkan kepada masyarakat, katakanlah persoalan kriminalisasi terhadap anggotanya sendiri RS yang telah di PTDH mabes polri, seolah ada yang disembunyikan hingga RS dipatsuskan jauh ke jakarta sana." Kata Parulian Silalahi, ketua Pemuda Katolik Sumatera Utara

Senada dengan hal itu, Syarif Lubis ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara juga menyampaikan bahwa Kapolda semenjak ditugaskan di SUMUT lebih banyak melakukan pencitraan. 

Misalnya dalam hal penanganan narkoba, penangkapan demi penangkapan terhadap pengguna narkoba menurutnya tidak akan menyelesaikan persoalan jika para bandar narkoba tidak pernah terusut. 

"Proses penanganan narkoba yang dilakukan oleh Kapolda Sumatera Utara beberapa bulan terakhir cenderung lebih kepada pencitraan, kita menduga justru ditubuh Polda sendiri ada masalah dalam hal penanganan narkoba ini. Misalnya pengakuan Endar Muda Siregar di Labuhanbatu yang menyetor uang ke sejumlah jajaran kepolisian. Polda mengklaim bahwa pengakuan tahanan narkoba atasnama Endar Muda Siregar yang sempat viral tidak dapat dibuktikan. Disisi lain, upaya pencegahan juga tidak terlihat sama sekali. Upaya Polda melakukan komunikasi dan koordinasi dengan stakeholder yang ada untuk menuntaskan masalah narkoba di SUMUT ini terlihat tidak ada," Tegas Syarif Lubis ketua PW. Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara. 

Dengan beberapa catatan tersebut diatas maka ketiga organisasi pemuda lintas agama ini meminta agar Kapolri Listyo untuk segera mencopot Kapolda Sumut.

Editor : Sadam Husin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut