get app
inews
Aa Text
Read Next : Pemuda Lintas Agama Sumut, Minta Kapolda Sumatera Utara dicopot

Pemuda Lintas Agama Sumut berencana temui Kapolri bawa Rapot Merah Kapolda Sumut

Sabtu, 22 Maret 2025 | 19:29 WIB
header img
Pemuda Lintas Agama Sumut.

MEDAN, iNewsDeliraya.id- Beberapa ketua organisasi kepemudaan lintas agama Sumatera Utara menyampaikan rencana keberangkatan ke Jakarta untuk menemui Kapolri dalam rangka menyampaikan beberapa catatan rapot merah Kapolda Sumatera Utara, Sabtu (22/3).

Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Syarif Lubis ketua PW. Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara, Swangro Lumbanbatu Ketua GAMKI Sumut, Nurul Yaqin Sitorus Ketua GP. Alwasliyah Sumut dan Parulian Silalahi ketua Pemuda Katolik Sumut. 

"Aspirasi Pemuda Lintas Agama terkait rapot merah Kapolda Sumatera Utara adalah satu hal yang serius. Dan yang punya wewenang mengevaluasi Kapolda SUMUT adalah Kapolri. Maka sudah tepat jika pemuda Lintas Agama nanti menemui Kapolri untuk membawa aspirasi dari Sumatera Utara berkaitan dengan tugas-tugas Kapolda SUMUT yang dianggap jauh dari apa yang diharapkan" Kata Syarif Lubis Ketua PW. Pemuda Muhammadiyah SUMUT. 

Ketua DPD Gamki Sumut, Swangro Lumbanbatu menambahkan "Kapolda Sumatera Utara terkesan tidak serius menangani, Judi, Narkoba, bahkan Soal Keamanan yaitu maraknya Geng Motor khususnya di Kota Medan masih belum tuntas. Tentu Kriminalisasi di Sumatera Utara, salah satu contoh pengakuan bandar narkoba yang sempat viral dalam sel terkait adanya setoran kepada pihak kepolisian.  

Perlakuan kriminalisasi anggota kepolisian polres asahan kepada anak SMA hingga Pandu Brata Siregar meninggal dunia dan diduga akibat kekerasan yg dilakukan oleh anggota polri, tentu harus diusut sampai tuntas dan dibuka seterang terang nya. Presisi di sumatera utara masih jauh dari harapan, kita mau kapolda yang humanis dna humble kepada rakyat.

"Menyambung pernyataan teman teman nya ketua Pemuda Katolik Sumut Parulian Silalahi juga menambahkan pernyataan yg menegaskan pernyataan pernyataan kawan nya. "Besar harapan kami bahwa laporan kami ini menjadi bahan pertimbangan bagi Kapolri untuk mengevaluasi kinerja Kapolda setidak tidaknya mencopot kapolda sumut dari jabatannya, beberapa poin krusial yg menjadi catatan kami sudah kami susun secara tertulis untuk menjadi perhatian kapolri," tutup Parulian.

Sejalan dengan hal diatas ketua GP. Alwasliyah Sumut Yaqin Sitorus juga memiliki pandangan yang sama, Yaqin menegaskan bahwa sudah saatnya Kapolda Sumatera Utara dievaluasi. Hal ini beranjak dari ketidakseriusan Kapolda dalam menangani berbagai persoalan di Sumatera Utara.

Misalnya kasus peredaran rokok ilegal tanpa cukai sangat merugikan pendapatan negara, yang sampai saat ini belum mendapat atensi khusus dari pak Kapolda Sumatera Utara.

Editor : Sadam Husin

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut