Akademisi Apresiasi Capaian Konkret Presiden Prabowo: Ini Bukti Kerja, Bukan Sekadar Janji
Ia juga mengapresiasi sikap "ojo dumeh" yang disampaikan Presiden Prabowo kepada jajarannya di sidang kabinet — pesan untuk tidak sombong meski berprestasi. Menurutnya, keteladanan sederhana seperti ini adalah kurikulum karakter yang tidak tertulis, tetapi terserap oleh generasi muda yang menyaksikan bagaimana pemimpin bangsanya berperilaku.
Apresiasi senada disampaikan Dr. Iswadi, M.Pd, akademisi sekaligus pengamat kebijakan publik. Menurutnya, sidang kabinet paripurna menjadi momentum penting untuk melihat secara utuh bagaimana pemerintahan Prabowo mengeksekusi janji-janji yang disampaikan sejak awal masa jabatan.
"108 masalah nasional selesai dalam kurang dari dua tahun. Danantara berdiri sebagai lembaga kedaulatan pertama dalam sejarah bangsa dengan aset lebih dari USD1.000 miliar. Hilirisasi 26 proyek berjalan dengan investasi Rp 225 triliun dan target serapan 37 ribu lebih tenaga kerja. Ini bukan sekadar janji, ini realisasi. Ini bukan sekadar janji, ini eksekusi. Presiden Prabowo membuktikan bahwa Indonesia bisa dipimpin dengan cara yang serius," ujar Dr. Iswadi.
Dr. Iswadi juga menyoroti capaian bersejarah di sektor ketahanan pangan yang disampaikan Presiden, yakni cadangan beras nasional pada titik tertinggi sepanjang sejarah, nilai tukar petani mencapai rekor, dan produksi biodiesel B50 yang berhasil menghentikan impor solar.
"Cadangan beras di titik tertinggi sepanjang sejarah, nilai tukar petani rekor, dan B50 yang menghentikan impor solar — ini tiga indikator makro yang menunjukkan Indonesia bergerak menuju kemandirian pangan dan energi secara serentak. Swasembada pangan di era Presiden Prabowo adalah pencapaian yang cepat, strategis, dan bersejarah," ungkapnya.
Editor : Suriya Mohamad Said