Kodaeral I Selami Kehidupan Pesisir, Perkuat Ketahanan Wilayah Maritim Bersama Masyarakat
BELAWAN, INewsDeliRaya.id — Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I menerima Tim Pengawasan dan Evaluasi Staf Teritorial Angkatan Laut (Tim Wasev Steral) yang diwakili Paban III Tahwilmar Steral Mabesal Kolonel Marinir Sunggu B. Manurung, beserta para tamu undangan dalam rangka kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah Maritim (Bintahwilmar), Selasa (29/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kodaeral I memperkuat pembinaan kewilayahan sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan masyarakat, khususnya warga yang tinggal dan menggantungkan kehidupan di kawasan pesisir.
Bintahwilmar tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan pembinaan wilayah, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami secara langsung dinamika kehidupan masyarakat pesisir. Melalui interaksi dengan warga, prajurit TNI Angkatan Laut dapat menyerap berbagai kondisi, kebutuhan, serta potensi yang berkembang di wilayah tersebut.
Pendekatan ini dinilai penting karena ketahanan wilayah maritim tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan. Ketahanan sosial, kepedulian, komunikasi, serta partisipasi masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga kekuatan wilayah pesisir.
Usai rangkaian kegiatan Bintahwilmar, Kodaeral I melanjutkan kegiatan dengan membagikan sembako kepada masyarakat Kampung Nelayan.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Suasana keakraban terlihat saat prajurit dan warga berinteraksi, mencerminkan kedekatan serta semangat kebersamaan dalam membangun kemanunggalan TNI Angkatan Laut dengan masyarakat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan peninjauan ke Paluh Kurau. Dalam kegiatan tersebut, rombongan melihat secara langsung kondisi wilayah, aktivitas masyarakat, serta berbagai potensi yang terdapat di kawasan pesisir tersebut.
Peninjauan lapangan menjadi bagian dari upaya memahami karakteristik wilayah secara lebih komprehensif. Dengan demikian, pembinaan kewilayahan dapat dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan serta diarahkan secara tepat, terukur dan berkesinambungan.
Melalui kegiatan Bintahwilmar, Kodaeral I terus mendorong terbangunnya hubungan harmonis antara prajurit dan masyarakat sebagai salah satu fondasi ketahanan wilayah maritim.
Kehadiran TNI Angkatan Laut di tengah masyarakat pesisir diharapkan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menghadirkan kepedulian, membuka ruang komunikasi serta memperkuat semangat gotong royong.
Dari Kampung Nelayan hingga Paluh Kurau, kehidupan masyarakat pesisir menjadi bagian penting dalam membangun wilayah maritim yang tangguh, berdaya dan sejahtera.
Editor: Sadam Husin