Jenazah Mengapung di Perairan Bagan Deli, Posal Medan Labuhan Bergerak Cepat Evakuasi
BELAWAN, iNewsDeliRaya.id — Personel Posal Medan Labuhan, Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, mengevakuasi sesosok jenazah laki-laki yang ditemukan mengapung di perairan depan Gudang BSA, Bagan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara, Sabtu (19/9/2026).
Jenazah tersebut pertama kali dilaporkan oleh seorang nelayan yang hendak melaut sekitar pukul 01.17 WIB. Mendapat laporan tersebut, personel Posal Medan Labuhan langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati jenazah dalam kondisi mengapung di perairan. Sekitar pukul 02.00 WIB, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan speed boat menuju area depan Posal Medan Labuhan.
Langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan jenazah agar tidak terbawa arus sembari menunggu kedatangan pihak kepolisian untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 08.50 WIB, Bhabinkamtibmas Polres Pelabuhan Belawan Aiptu Sugianto bersama Tim Inafis Polres Pelabuhan Belawan dan Babinsa 0201-09/MB Serka Suseno tiba di Posal Medan Labuhan.
Petugas kemudian melakukan koordinasi dan penanganan terhadap jenazah. Tidak lama kemudian, seorang warga bernama Susianti, yang sebelumnya melaporkan kehilangan anggota keluarganya, tiba di Pantai Olo sekitar pukul 09.02 WIB.
Susianti kemudian mengidentifikasi jenazah tersebut dan menyatakan bahwa korban merupakan anggota keluarganya.
Jenazah diketahui berinisial MM, laki-laki kelahiran Tanjung Mulia, 7 Oktober 1975. Korban merupakan warga Lingkungan 30, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, dan sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta.
Berdasarkan keterangan keluarga, MM telah dilaporkan hilang sejak Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum dinyatakan hilang, korban diketahui sedang membabat rumput untuk pakan ternak di pinggir Sungai Deli.
Saat ditemukan, korban mengenakan kaos berwarna biru bertuliskan “Tabungan Deposit Kredit Warung Duit ATM” dan celana panjang olahraga berwarna hitam.
Kondisi tubuh korban mulai mengalami perubahan akibat terendam air laut. Sementara itu, dari pemeriksaan secara kasat mata, tidak ditemukan luka akibat benda tajam.
Penanganan selanjutnya dilakukan oleh pihak kepolisian sesuai prosedur untuk memastikan identitas serta penyebab kematian korban.
Editor: Sadam Husin