Persiapan HUT Ke-165 HKBP Dimaksimalkan, Panitia Tinjau Venue Ibadah Raya di GBK
JAKARTA, iNewsDeliRaya.id - Panitia Nasional Hari Ulang Tahun (HUT) ke-165 Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) terus mematangkan persiapan ibadah raya yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada 18 Oktober 2026. Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, pimpinan pusat HKBP bersama panitia melakukan peninjauan langsung ke lokasi acara di kawasan GBK, Kamis (21/5/2026).
Peninjauan dipimpin Ephorus HKBP Pdt Dr Victor Tinambunan MST bersama Ketua Umum Panitia Nasional HUT HKBP ke-165 Dr Effendi Muara Sakti Simbolon M.I.Pol. Dalam kesempatan itu, rombongan mengecek berbagai titik penting, mulai dari area ibadah utama, akses keluar-masuk jemaat, fasilitas multimedia hingga kesiapan siaran langsung televisi.
Victor Tinambunan mengatakan, kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh persiapan berjalan baik sekaligus memohon tuntunan Tuhan dalam pelaksanaan ibadah raya nanti.
“Kami datang ke GBK untuk melihat langsung lokasi yang akan digunakan sebagai tempat ibadah pengucapan syukur 165 tahun HKBP sekaligus berdoa bersama seluruh panitia,” ujarnya.
Dia menegaskan, perayaan HUT HKBP bukan sekadar acara seremonial besar, melainkan ibadah pengucapan syukur atas penyertaan Tuhan selama 165 tahun perjalanan HKBP.
“Yang utama adalah ibadah pengucapan syukur, bukan pesta meriah. Kami mengingat bagaimana Tuhan mengutus para misionaris hingga HKBP bisa bertumbuh sampai sekarang,” katanya.
Menurut Victor, HKBP akan terus menjalankan pelayanan bagi jemaat dan masyarakat. Karena itu, seluruh panitia diminta menjaga kekhidmatan rangkaian acara.
Rencananya, pra-ibadah akan dimulai pukul 14.00 WIB dengan berbagai penampilan rohani seperti paduan suara, angklung lansia dan hiburan rohani lainnya. Sementara ibadah utama serta Perjamuan Kudus akan berlangsung hingga malam hari.
Ketua Umum Panitia Nasional HUT HKBP ke-165, Effendi MS Simbolon, mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 100 ribu jemaat hadir langsung di GBK.
“Kami fokus mempersiapkan ibadah raya dan Perjamuan Kudus bagi kurang lebih 100 ribu jemaat yang hadir secara langsung,” ujarnya.
Selain dihadiri jemaat secara langsung, acara juga akan disiarkan melalui tiga stasiun televisi nasional agar dapat diikuti jutaan warga HKBP di berbagai negara.
“Kami berharap siaran langsung ini bisa menjangkau sekitar 8 juta umat HKBP di seluruh dunia,” katanya.
Effendi menambahkan, ibadah raya akan dihadiri perwakilan dari 32 distrik HKBP, pimpinan gereja dunia hingga tokoh lintas agama di Indonesia. Panitia juga berharap Presiden Prabowo Subianto dapat hadir dalam momentum tersebut.
Dia menjelaskan, HUT HKBP yang diperingati setiap 7 Oktober memiliki makna mendalam bagi perjalanan pelayanan gereja sejak hadirnya misi kekristenan di Tanah Batak 165 tahun lalu.
“Kami memaknai momen ini sebagai ungkapan syukur sekaligus doa agar Tuhan terus menyertai generasi mendatang dan bangsa Indonesia,” tuturnya.
Effendi memastikan seluruh pendanaan kegiatan berasal dari partisipasi sukarela jemaat dan relawan. Ia juga menegaskan pelaksanaan acara akan dilakukan secara sederhana dan khidmat sesuai arahan Ephorus HKBP.
“Intinya tetap ibadah,” tandasnya.
Selama lebih dari satu abad setengah, HKBP berkembang menjadi salah satu gereja terbesar di Indonesia dan bagian dari Lutheran World Federation. Melalui ibadah raya ini, HKBP berharap pesan persatuan, syukur dan harapan dapat terus digaungkan bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.
Editor : Suriya Mohamad Said