LANGKAT, iNewsDeliraya.id- Sebagai bentuk kedekatan dengan ibu-ibu dan sebagai wujud peduli dengan warga personil Satgas TMMD 123 Kodim 0203/Langkat Prada Gilang membantu warga ibu Kesi (40) warga Dusun Bukit Timur, Desa Tanjung Putus, Kecamatan Padang Taulang, Kabupaten Langkat.
Kegiatan selama pelaksanaan TMMD ke- 123, Rabu (26/2) tersebut bukan hanya semata serimoni saja melainkan memang kepedulian personel Satgas yang selalu membantu warga .
Selain itu,rumah warga menjadi tempat untuk menginap personel Satgas TMMD lebih kurang selama 30 hari terlihat kebersamaan Satgas bersama orang tua asuh di harapkan terwujudnya Kemanunggalan TNI-Rakyat.
Prada Gilang mengatakan, tak hanya dirinya, Satgas yang lain juga ikut membantu aktivitas di masing-masing rumah ibu asuh, ini juga sebagai bentuk rasa kekeluargaan antara warga dengan Satgas.
“Setiap hari kami ikut membantu ada yang memasak,dan pekerjaan lainnya untuk Satgas yang menginap di rumahnya. Tentu kita tidak ingin kehadiran Satgas malah menjadi beban mereka. Oleh karena itu, kami tetap membantu setiap pekerjaan yang ada di rumah ibu asuh,” katanya.
Lebih Lanjut prajurit TNI AD ini menambahkan untuk menu makan yang di masak itu semua yang menentukan dari ibu asuh, dia mau masak apa itu terserah beliau. Intinya Satgas tidak ada sama sekali menu makan harus ditentukan, tapi ibu asuh lah yang memilih. Satgas ikut saja apa menu yang disediakan.
Sementara,Ibu Kesi mengungkapkan rasa senang keberadaan Satgas TMMD di rumahnya. Ia juga tidak mengira kalau Satgas hanya sekedar bekerja dan nginap di rumahnya. Ternyata, setiap pekerjaan dapur TNI selalu ikut membantu, memasak dan bersih-bersih rumah.
“Jujur saja belum pernah ada prajurit TNI nginap di rumah kami ini. Semenjak ada TMMD ini baru ada yang nginap, tentu sebagai ibu asuh, sangat bangga dan senang, mereka sangat peduli dengan kami. Rasanya ingin TMMD lama di kampung kami ini,” ujarnya.
Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang digelar tidak hanya membawa manfaat dalam pembangunan infrastruktur, tetapi juga mempererat kebersamaan antara personel TNI dan masyarakat.
Suasana kekeluargaan terlihat jelas di lokasi sasaran TMMD, salah satunya adalah prajurit Gilang membantu ibu Kesi
'Nyelereti Blarak'atau membersihkan pelepah untuk sapu lidi.
Di sela-sela pekerjaan, personel TNI dan warga berbaur tanpa sekat. Mereka bekerja sama dalam setiap tahapan pembangunan rumah,jalan,MCK,sumur bor dan kegiatan lainnya mulai dari pengangkatan bahan bangunan hingga proses pengerjaan.
Tidak hanya dalam aktivitas fisik, keakraban juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Warga dan personel TMMD tampak menikmati momen kebersamaan saat makan bersama, menciptakan suasana layaknya sebuah keluarga besar.
Dam SSK Lettu Arh Mangara Tua Ambarita menyampaikan bahwa kebersamaan ini merupakan wujud nyata dari semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“TMMD bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga membangun kebersamaan dan rasa kekeluargaan. Inilah yang menjadi kekuatan utama dalam setiap program TMMD,” ujarnya.
Program TMMD ke-123 ini diharapkan tidak hanya membawa perubahan dalam aspek infrastruktur, tetapi juga meningkatkan rasa persaudaraan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat.
Editor : Sadam Husin
Artikel Terkait